JAKARTA-Presiden Joko Widodo kembali meminta masyarakat menggunakan masker baik di dalam dan di luar ruangan.
Hal tersebut dia ungkapkan usai
pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu
(10/7/2022).
"Saya juga Ingin mengingatkan
kepada kita semua, Covid-19 masih ada, oleh sebab itu baik di dalam ruangan
maupun di luar ruangan memakai masker adalah masih sebuah keharusan," kata
Jokowi.
Dia juga meminta agar pemerintah
daerah khususnya di kota-kota besar dengan mobilitas yang tinggi untuk
menggencarkan kembali vaksinasi booster agar wabah Covid-19 di Indonesia bisa
tetap terkendali.
"Saya masih mengingat lagi
untuk pemerintah daerah, pemerintah kota kabupaten dan provinsi serta TNI dan
porli untuk terus melakukan vaksinasi booster, karena memang ini
diperlukan," ucap dia.
Pemerintah melaporkan, hingga Sabtu
(9/7/2022) pukul 18.00 WIB, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis
pertama yaitu sebanyak 201.731.197 orang atau 96,86 persen dari total target
sasaran vaksinasi.
Sementara itu, jumlah masyarakat
yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua sebanyak 169.330.480 orang atau
81,31 persen.
Kemudian, masyarakat yang sudah
disuntik vaksin dosis ketiga atau penguat yaitu 51.784.125 orang atau 24,86
persen.
Sedangkan untuk kasus Covid-19, Per
Sabtu (9/7/2022) pukul 12.00 WIB, ada 2.705 kasus positif dalam 24 jam
terakhir.
Dengan demikian, total kasus
Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 6.108.729, terhitung sejak kasus
pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo
mengumumkan pelonggaran aturan memakai masker untuk masyarakat di Tanah Air.
Menurut Presiden, pelonggaran ini
sebagai tindak lanjut atas kondisi penanganan pandemi Covid-19 yang semakin
membaik.
"Dengan memperhatikan kondisi
saat ini, di mana penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semain terkendali,
maka perlu saya menyampaikan beberapa hal," ujar Jokowi, Selasa
(17/5/2022) sore.
"Pertama, pemerintah memutuskan
melonggarkan kebijakan memakai masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di
tempat atau area terbuka yang tidak ada orang, maka diperbolehkan tidak memakai
masker," jelasnya.
Tetapi, untuk kegiatan di ruangan
tertutup dan di alat transportasi, Jokowi menegaskan bahwa masyarakat tetap
harus memakai masker.
Selain itu, Kepala Negara
menekankan, pemakaian maker tetap disarankan kepada masyarakat lanjut usia
(lansia), penderita komorbid (penyakit bawaan), serta kepada mereka yang
mengalami gejala batuk dan pilek.
"Demikian juga masyarakat yang
mengalami gejala batuk pilek dan lain-lain, tetap gunakan masker saat
beraktivitas," tambah Presiden.

0 Komentar