Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan
menyebut harga kebutuhan pokok tetap stabil di masyarakat setelah pemerintah
menaikan harga BBM pada 3 September 2022.
Zulhas menjelaskan Presiden Jokowi
telah menginstruksikan pemerintah daerah membantu biaya transportasi barang
kebutuhan pokok, terutama bagi daerah yang mengalami kenaikan harga barang
kebutuhan pokok lebih dari lima persen.
"Pemerintah daerah akan
membantu subsidi transportasinya, sehingga harga barang kebutuhan pokok dapat
turun. Jadi, ini harus menjadi perhatian jangan sampai bergejolak," ungkap
Mendag lewat keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (11/9/2022).
Hal itu disampaikan Mendag saat
melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar
Karang Ayu, Semarang, Jawa Tengah.
Ia memaparkan pemerintah akan terus
berupaya menjaga inflasi pangan terkendali melalui berbagai upaya, mulai dari
operasi pasar, subsidi angkutan, maupun optimalisasi program Gerai Maritim, Tol
Laut, dan Jembatan Udara.
Dengan demikian, Mendag optimistis
dapat mengendalikan gejolak harga sebagaimana upaya stabilisasi minyak goreng
yang berhasil mencatatkan deflasi dalam empat bulan terakhir.
"Saya setiap hari memonitor harga
barang kebutuhan pokok. Di Pasar Karang Ayu harga barang kebutuhan pokok
stabil. Untuk telur terus mengalami penurunan, di pasar tercatat Rp27.000 per
kg dan terus kita monitor," jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi
tersebut, harga beras medium tercatat Rp10.000 per kilogram (kg), beras premium
Rp12.000 per kg, gula pasir Rp13.000 per kg, minyak goreng curah Rp12.000 per
liter, minyak goreng Minyakita Rp14.000 per liter, minyak goreng kemasan
Rp18.000 per liter, tepung terigu Rp12.500 per kg, daging sapi Rp130.000 per
kg.
Selain itu, daging ayam ras Rp34.000
per kg, telur ayam Rp27.000 per kg, cabai merah keriting Rp60.000 per kg, cabai
merah besar Rp55.000 per kg, cabai rawit merah Rp45.000 per kg, bawang merah
Rp30.000 per kg, dan bawang putih Rp20.000 per kg.

0 Komentar