Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah (LKPP) melakukan penghematan hingga Rp 1,8 triliun pada tahun
anggaran 2022 ini.
Sekretaris Utama LKPP Robin Asad
Suryo mengungkapkan konsolidasi belanja laptop ini membantu memastikan bahwa
kementerian dan lembaga (K/L) membeli produk dalam negeri.
"Dengan Rp 1,8 trilun ini, kita
bisa menghemat anggaran belanja negara yang sangat terbatas," kata Robin,
Kamis (8/9/2022).
Dari konsolidasi ini, Robin
mengungkapkan efisiensi mencapai Rp 951,3 miliar atau 27,9% untuk media
pendidikan dan TIK dari DAK Fisik Pendidikan 2022.
Kemudian, efisiensi laptop
administrasi perkantoran mencapai 29,7% atau Rp 867,2 miliar.
Untuk segmen media pendidikan dan
TIK, harga tayang e-Katalog sebesar Rp 7,1 juta dan harga hasil konsolidasinya
Rp 5,55 juta.
Sementara itu, Robin menuturkan
segmen perkantoran harganya Rp 15,3 juta dan hasil konsolidasi sebesar Rp 11,8
juta.
Ke depannya, Robin mengungkapkan
pemerintah akan melanjutkan kebijakan ini dengan mengidentifikasi produk atau
barang yang sesuai atau cocok, contohnya software, pupuk, kendaraan dinas, alat
dan mesin pertanian serta jaringan internet.
Hal ini dilakukan untuk peningkatan
pembelian produk dalam negeri.

0 Komentar